Nabi Muhammad SAW dan Dunia Hari Ini (1/9)

Posted: August 25, 2012 in RELIGI

Kiriman seorang sahabat.

oleh Bent Kwek Kwek pada 22 Agustus 2012 pukul 5:59 ·

https://www.facebook.com/notes/bent-kwek-kwek/nabi-muhammad-saw-dan-dunia-hari-ini-19/514721491875627

Kita mulai dengan nama Allah yang penuh Rahmat. Segala puji dan keagungan kepadaNYA karena hanya padaNYA sajalah patut dipuji dan diagungkan. Dan kita do’akan untuk kesejahteraan dan kerahmatan untuk semua RasulNYA terutama kepada yang terakhir, Nabi Muhammad SAW yang dirahmati.

Subjek kita bertajuk : Nabi Muhammad SAW dan Dunia Hari Ini

Kuliah ini disampaikan pada ulangtahun kelahiran yang juga merupakan ulangtahun kemangkatan Nabi yang dirahmati, Nabi Muhammad SAW, pada 12 Rabiulawal. Yang waktu biasanya Qasidah dinyanyikan untuk mendo’akan Nabi Muhammad SAW. Tidak salah mengenainya (menyanyikan Qasidah), tapi ada yang lebih penting daripada menyanyi memuji Nabi Muhammad SAW pada masa ini yang akan dijadikan subjek kuliah malam ini.

Nabi Muhammad bersabda, “Aku tinggalkan kamu dua perkara. Selagi kamu berpegang teguh dan mengikutinya kamu tidak akan tersesat selamanya, yaitu Kitab Allah (Al-Quran) dan cara hidupku (Sunnahku).

Malam ini kita bertanya, apakah kita berpegang teguh kepada kitab Allah (Al-Quran) ? dan Apakah kita berpegang teguh pada Sunnah? atau kita tidak merasa apa-apa dengan mengabaikan kitab Allah? dan sudahkah kita tidak merasa apa-apa dengan mengabaikan Sunnah Nabi Muhammad SAW? sebelum menyanyi dan memuji baginda. Allah SWT berfirman didalam Al-Quran (Al-Ahzab, 21).

Demi sesungguhnya, adalah bagi kamu didalam diri Rasulullah itu contoh tauladan yang terbaik bagi perilaku manusia

tak akan ada yang lebih baik dari baginda, adakah kita pengikut yang terbaik? atau kita menggantinya dengan yang lain dan mengabaikan yang terbaik? Firman Allah SWT (Ali-Imran, 31).

Jika benar kamu mengasihi Allah maka ikutilah daku, Muhammad SAW. Niscaya Allah mengasihi kamu.

Siapa saja yang dikasihi Allah SWT mencapai kepuncak kedudukan tertinggi yang dapat dicapai oleh manusia, tiada yang lebih daripada itu yang kamu sepatutnya dikasihi Allah. Dan jalan untuk dikasihi Allah ialah mengikuti Nabi Muhammad SAW. Apakah kita mengikuti baginda?

Tidak, tidak semua muslim melakukan itu, Baginda berkata demikian. Nabi Muhammad SAW bersabda, pada hari kita akan dibangkitkan dari kubur untuk mendapat pengadilan, ia akan terlalu sukar, manusia terlalu dahaga, mereke meminta air, dan pengikut Nabi Muhammad SAW akan pergi mendapatkan baginda dan baginda berdiri di tepi telaga Kautsar, telaga dimana air mengalir. Baginda memberikan kita minum untuk menghilangkan kehausan kita. Tetapi ada yang pergi kepada baginda untuk mendapatkan air, baginda enggan memberikan mereka air dan mereka berkata “Wahai utusan Allah, kami adalah Muslim. Kenapa kamu tidak mau memberikan air sedangkan kami Muslim?” dan Baginda bersabda, “Kamu mengubah agama (Islam) selepas aku wafat, jadi tidak ada air bagi kamu”. Sebenarnya Baginda telah memberi peringatan yang keras mengenai hal itu. Baginda berkata dan meramalkan bahwa kamu akan melakukannya. “Sebaliknya sebagian dari pengikutku, Muhammad SAW, kamu akan meninggalkanku dan kamu akan mengikuti orang yang datang sebelum kamu”.

Kamu akan mengikuti mereka satu per satu, mereka yang datang sebelum kamu. Sampai jika mereka masuk ke lubang biawak pun kamu juga akan ikut masuk ke dalam lubang biawak. kita bertanya, wahai pesuruh Allah, siapa yang dimaksud “yang datang sebelum kami?, apakah Yahudi dan Kristian?” Baginda bertanya “Siapa lagi?” Suatu hari nanti, Dunia Yahudi dan dunia Kristian akan menjadi pengaruh yang sangat kuat kepada orang Muslim dan kesannya, kita meninggalkan Nabi Muhammad SAW. Dari sepatutnya mengikuti baginda, kita mengikuti mereka. Dan kita mengikuti mereka secara sangat rendah dirinya. Sehingga apabila mereka masuk ke lubang biawak, kita juga masuk lubang biawak dengan mereka. Jadi pada hari ini, 12 Rabiulawal kita bertanya. Apakah kita juga berada dalam lubang biawak? tidak masuk akal menyanyikan Qasidah memuji Nabi Muhammad SAW jika kamu masih berada di dalam lubang biawak. Tidak. Jika kamu di dalam lubang biawak, masalah yang lebih penting adalah belajar bagaimana bisa keluar dari lubang tersebut dibandingkan menyanyi dan memuji baginda. Kita hendak bertanya pada malam ini, dan sudah pasti itu adalah pertanyaan yang sangat pedih untuk ditanya dengan bagaimanakah kita mengikuti “mereka yang datang sebelum kita”? baginda telah memberikan contohnya. Baginda berkata mereka akan melawan sesama mereka dan mereka akan berpecah sesama mereka. mereka akan mempunyai 72 bagian berbeda, dan kamu akan membuat lebih dari itu, kamu menjadikan 73 golongan. Baginda berkata demikian. Kamu melawan sesama kamu dan kamu berpecah sesama kamu lebih parah. Dan masuk lubang biawak yang lebih parah karena kamu menjadi 73 golongan.

Kita bertanya diri kita hari ini, apakah kita melihat persamaan sesama kita?! tidakkah kita meihat Muslim berbecah?!

Nabi Muhammad SAW dan Dunia Hari Ini (1/9)

Topik Kuliah By Sheikh Imran Hosein

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s