PROPOSAL KEHIDUPAN

Posted: August 24, 2012 in INSPIRATION & MOTIVATION

Bismillahirrahmanirrahim.

Mungkin judul di atas pernah didengar oleh pembaca yang baik hatinya. Ya. mirip atau bahkan sama persis seperti salah satu karya Jamil AzZaini, seorang Inpirator Sukses Mulia (https://twitter.com/JamilAzzaini) . Dan memang penulis terinspirasi. Berangkat dari terinspirasi, kemudian mencari bukunya yang berjudul seperti di atas, namun sepertinya belum dijodohkan. Akhirnya dengan segala kebodohannya, makhluk kecil ini membuat sendiri PROPOSAL KEHIDUPAN nya.

Pertanyaan yang paling mendasar dan muncul adalah ditujukan kepada siapakah proposal tersebut ? dan bersediakah Dia menerimanya ? apakah Dia butuh dengan proposal tersebut ? dan apakah makhluk kecil ini pantas mengajukan proposal kepada-Nya ?

Setelah sebulan di tahun ini, doa-doa istimewa dilangitkan di bulan istimewa, kita menuju ke babak selanjutnya. Babak yang “fitri”. Dalam Babak ini, seolah kita diberi sepotong kain putih bersih, dan terserah akan kita gunakan, kita warnai, atau kita abaikan saja. Juga ibarat kita diberi sebidang tanah, akan kita wakafkan, kita bangun tempat ibadah di atas nya, atau kita bangun tempat hiburan, atau kita tanami apapun yang kita suka.

Saat-saat yang tepat untuk menata diri adalah saat-saat dimana kita benar-benar menyadari bahwa kita begitu kecil, bodoh dan miskin di hadapan-Nya. Namun tak ada salahnya juga kita gunakan saat dimana seluruh isi alam semesta ini bertakbir dan bertahmid, saat ke-fitri-an “mengejar-mengejar” hamba yang penuh noda dan dosa, saat-saat itulah, untuk berbenah dan mengajukan seluruh pengaharapan kepada satu-satunya Yang Menjanjikan dan Mengkabulkan Pengharapan.

Sebagai seorang muslim , tentunya kita mengerti, paling tidak, pernah mendengar apa yang difirmankan Allah SWT, “Memintalah kepada-Ku, Niscaya akan Aku kabulkan” (QS. Al Mukmin : 60).

Penulis pikir ayat tersebut sangatlah tepat untuk mengawali proposalnya, dengan MEMINTA peng-ijabah-an atas segala permohonan seperti yang dijanjikan-Nya. Ya. Itu memang hak kita sebagai hamba. Namun janganlah kita terlena akan hak-hak kita sebagai hamba dan lupa atas kewajiban kita.

Kewajiban tersebut merupakan satu dari sekian wujud SYUKUR kepada Sang Penerima Syukur. Jangan sampai sebagai hamba kita mengkufuri ni`mat-Nya. seperti yang tertuang dalam Q.S. Ibrahim : 7.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, Kami akan menambah, dan jika kamu mengingkari, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Dan diantara keutamaan-keutamaan bersyukur, tentunya kita tak lupa bahwa kita tak sendiri di dunia ini, minimal di bumi ini. Dan keutamaan tersebut adalah saat kita mau dan mampu BERBAGI. Untuk berbagi, tentunya kita harus punya sesuatu yang bisa kita bagi, entah materi, ilmu, tenaga, atau sekedar mimpi.

Kawan, mari rencanakan segala pengharapan dan langitkan segala mimpi dan doa. Semua nya, Semua ! Dia Maha Kaya. Ajukan semua proposal kita. Mintalah hanya kepada-Nya. Dan bersyukurlah atas ni`mat-Nya dengan berbagi.

Sukses bukanlah bagaimana dan seberepa banyak kita menumpuk ni`mat-Nya, melainkan bagaimana kita mengajak mereka yang tak bersayap untuk terbang, memberinya lilin di kegelapan, atau sekedar mengajarkan satu huruf dengan sebenar-benarnya ketulusan.

Sukses itulah yang disebut kesempurnaan suatu makhluk, dan bukanlah kesempurnaan mutlak. Jadilah sempurna, dan sukses itu akan mengejarnya.

Salam salam salam.

Comments
  1. Bakhtiar says:

    Mari saling ngunjungi wordpress…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s